Selamatkan Mamalia Laut Terdampar di Jatim, FKH Unair Gelar Pelatihan First Responder

Senin, 25 Oktober 2021 – 14:48 WIB
Selamatkan Mamalia Laut Terdampar di Jatim, FKH Unair Gelar Pelatihan First Responder - JPNN.com Jatim
Relawan berupaya menyelamatkan lumba-lumba electra atau paus kepala melon (Peponocephala electra)yang terdampar di Pantai Sidem, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (5/9/2021). BPSPL sebut pasu dan lumba-lumba terdampar tersebut disebabkan cuaca buruk (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut mengungkapkan ada sebanyak 52 paus terdampar di pulau Madura pada awal tahun 2021.

Terbaru, mamalia laut terdampar di pesisir Tulungagung, awal September 2021.

Menanggapi berbagai kejadian tersebut, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) menggelar Pelatihan Teknik Untuk Penanggap Pertama (First Responder) Pada Mamalia Laut Terdampar.

Pelatihan yang berlangsung pada Kamis (21/10) tersebut, menghadirkan pemateri dari komunitas Indonesia Aquatic Megafauna Flying Vet (I AM Flying Vet), Drh. Ida Ayu Dian Kusuma Dewi, M.VSc.

Ida mengatakan pelatihan tersebut akan terdiri dari pertolongan, penanganan penyakit, dan investigasi kematian.

"Selain itu, pelatihan itu guna meminimalisir dampak negatif kejadian terdampar bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar,” paparnya.

Menurut Ida, I AM Flying Vet sudah berupaya mendalami investigasi kematian dan mengungkap penyebab kejadian mamalia terdampar.

"Hasil investigasi itu untuk membuat rekomendasi pengelolaan kejadian mamalia laut terdampar kedepannya,” jelasnya.

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) menggelar Pelatihan Teknik Untuk Penanggap Pertama (First Responder) Pada Mamalia Laut Terdampar.
Sumber Antara