Dicari: Anak Putus Sekolah SD-SMP di Surabaya, Bila Menemukan Silakan Lapor

Rabu, 13 Oktober 2021 – 13:30 WIB
Dicari: Anak Putus Sekolah SD-SMP di Surabaya, Bila Menemukan Silakan Lapor - JPNN.com Jatim
Ketua Fraksi PSI Kota Surabaya Tjutjuk Supariono (FOTO ANTARA/HO-DPRD Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Fraksi PSI DPRD Surabaya mendorong masyarakat supaya secepatnya melapor bila menemukan ada anak putus sekolah di Kota Pahlawan kepada dinas pendidikan (dispendik) setempat.

Ketua Fraksi PSI Kota Surabaya Tjutjuk Supariono menerangkan perlambatan ekonomi di kalangan masyarakat berpotensi menyebabkan anak putus sekolah lantaran orang tua mereka tidak mampu membayar SPP maupun keperluan pendidikan lainnya.

Dia mengakui permasalahan terkait dengan anak putus sekolah itu krusial sekaligus rumit.

"Kenapa bisa rumit? Karena datanya sendiri tidak ada dan tiada yang melaporkan," kata dia, Rabu (13/10).

Bahkan menurut data Dispendik Surabaya selama 2016-2020, tidak ada anak putus sekolah pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs di kota itu.

Meski demikian, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya tersebut berharap semua pihak tidak menutup mata dan menganggap keadaan di lapangan baik-baik saja.

Apalagi pada pembahasan RAPBD 2022, pemkot memang memberikan perhatian lebih pada bidang pendidikan. Terbukti alokasi yang dianggarkan untuk sektor tersebut sebesar 21,9 persen.

Tjutjuk pun menyampaikan tahun depan, pemkot menyiapkan anggaran dengan jumlah yang fantastis, yakni Rp 47,7 miliar untuk beasiswa anak SMA/SMK serta santri dan santriwati pondok pesantren dari keluarga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pemkot Surabaya mengimbau masyarakatnya melapor bila menemukan ada anak putus sekolah di Kota Pahlawan.
Sumber Antara