Penganggur di Surabaya Kian Banyak, DPRD Punya Saran untuk Solusi

Dia memerinci pada tahun 2020 ada sekitar 50 persen target UMKM yang dibina pemasarannya, sedangkan sekitar 8 persen target usaha mikro mendapat akses permodalan.
Untuk itu, pemanfaatan pemasaran melalui layanan digital perlu ditingkatkan, misalnya, melalui kolaborasi dengan virtual exhibition yang menjajakan produk UMKM.
"Pemkot Surabaya perlu hadir memperluas kerja sama dengan BUMN, BUMD, lembaga keuangan, maupun swasta melalui program CSR (corporate social responsibility, red)," tutur legislator PSI itu.
Baca Juga: Nebeng Teman Kongko, Pak Tarno Malah Bawa Kabur Motor, Kumat
Meski begitu, Alfian mengapresiasi Pemkot Surabaya yang sudah mampu meningkatkan kualitas hidup warganya melalui pembangunan permukiman murah layak huni, penurunan durasi genangan banjir, dan peningkatan pelayanan sosial secara terpadu.
"Hal itu nampak dari capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang lebih dari 100 persen”, pungkas Alfian. (mcr12/jpnn)
DPRD Surabaya memberikan usulan terkait angka pengangguran dan kemiskinann yang meningkat di Kota Pahlawan.
Redaktur : Angga Setiawan
Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News