Gelaran PTM Tulungagung, Omzet Toko Seragam Sekolah Meningkat, Warga Rogoh Kocek Sampai Rp 500 Ribu

Kamis, 09 September 2021 – 08:50 WIB
Gelaran PTM Tulungagung, Omzet Toko Seragam Sekolah Meningkat, Warga Rogoh Kocek Sampai Rp 500 Ribu - JPNN.com Jatim
Pedagang melayani pembelian seragam dan atribut sekolah di Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (8/9/2021). (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Penghasilan toko-toko penjual seragam dan atribut sekolah di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, meningkat.

Hal itu seiring dengan dimulainya pembelajaran tatap muka terbatas untuk jenjang SD, SMP dan SMA di daerah tersebut.

Pemilik toko di depan SMPN 1 Tulungagung Muhammad Nur Amprin, Rabu (8/9) mengatakan tingkat penjualannya meningkat 100 persen

Bahkan dirinya mengaku stok seragam persiapannya sampai ludes terjual dalam waktu 2 sampai 3 hari ini ketika masa uji coba PTM dimulai.

"Sekitar 170 stel seragam terjual dalam sehari. Toko dalam dua sampai tiga hari ini selalu ramai," ujarnya.

Pemandangan yang sama tampak pada toko-toko seragam yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmad, Kota Tulungagung, Rabu.

Terlihat puluhan orang tua mengantri untuk membeli seragam sekolah untuk anak mereka mulai jalani PTM terbatas Kamis (9/9).

Arisanti, salah satu orang tua yang membeli seragam mengatakan ia membeli seragam untuk anaknya yang kelas 7.

Awalnya ia mengira seragam akan diberikan pihak sekolah sebagai bantuan subsidi pemerintah, ternyata tidak.

Hari itu, ia harus merogoh kocek sampai sekitar Rp500 ribu untuk seragam dan atribut sekolah anaknya.

Meski begitu, ia merasa senang karena anak-anak mulai jalani sekolah tatap muka. Karena, menurutnya, dengan tatap muka anak-anak tidak lagi stres.

"Iya senang sekali. Biar anak tidak stres, pikiran pusing kalau anak kelamaan tidak sekolah," imbuhnya. (antara/mcr17/jpnn)

Jelang PTM, Penghasilan toko-toko penjual seragam dan atribut sekolah di Kabupaten Tulungagung, meningkat. Namun, warga harus rogoh kocek Rp 500 Ribu..
Sumber Antara