Biaya Bendungan Bendo Ponorogo Capai Rp 1,1 Triliun, Begini Fungsinya untuk Petani

Rabu, 08 September 2021 – 18:21 WIB
Biaya Bendungan Bendo Ponorogo Capai Rp 1,1 Triliun, Begini Fungsinya untuk Petani - JPNN.com Jatim
Sejumlah orang melihat Bendungan Bendo seusai diresmikan Presiden Joko Widodo di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (7/9/2021). Foto: Antara

jatim.jpnn.com, PONOROGO - Presiden Joko Widodo, dalam lawatannya ke Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (7/9) kemarin meresmikan Bendungan Bendo.

"Kita patut bersyukur, siang hari ini Bendungan Bendo sudah selesai, sudah rampung dan siap difungsikan," kata Jokowi, Selasa.

Bendungan yang terletak di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo tersebut memakan biaya Rp1,1 triliun.

Untuk ukurannya, bendungan tersebut berkapasitas tampung 43 juta meter kubik, luas genangan 170 hektare dan tinggi 74 meter. 

Pada kesempatan yang sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengimbuhkan tentang bagaimana bendungan tersebut akan bekerja, terutama untuk petani.

"Letak persis Bendungan Bendo berada di Sungai Keyang, anak Sungai Madiun. Jadi, di bawah bendungan ada bagian yang berfungsi sebagai gudang air dari Sungai Keyang karena menyambung dengan 4 bendung lain yaitu Bendung Nyinden, Bendung Kori, Bendung Wirangan, dan Bendung Jati," papar Basuki.

Dari tiga bendung pertama, lanjut Besuki, itu berada di Ponorogo yang akan mengairi 3.300 hektare lahan.

Sementara Bendung Jati berlokasi di Madiun yang akan berfungsi mengairi lahan 4.500 hektare.

"Maka, Bendungan Bendo akan mampu menyuplai air untuk lahan petani seluas 7.800 hektare," ujarnya.

Selain itu, tambah Basuki, bendungan tersebut akan mampu mengurangi banjir di daerah setempat. (antara/mcr17/jpnn)

 
Bendungan yang diresmikan Jokowi di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, tersebut memakan biaya Rp1,1 triliun. Begini fungsinya untuk petani..
Sumber Antara