Baru 46 Persen Bantuan Warga Terdampak COVID-19 di Surabaya Tersalurkan, Sisanya ...
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dari total sasaran 262.900 kelompok penerima manfaat (KPM) di Surabaya, Jawa Timur, tahun ini, baru 46 persennya yang menerima bantuan khusus warga terdampak pandemi COVID-19.
"Sisanya, 53,90 persen dalam proses penyaluran," kata Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah, Minggu (21/8).
Apabila dilihat dari 154 kelurahan se-Surabaya, baru sekitar 71 yang sudah tersalurkan bantuan dan 83 sisanya masih dalam proses penyaluran.
Bantuan-bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui program Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Khusnul pun mewanti-wanti untuk memperhatikan protokol kesehatan (prokes) dalam pelibatan lurah, camat, dan tokoh masyarakat dalam distribusi bantuan tambahan 10 kilogram beras per KPM dari Bulog.
"Jangan sampai niat bagus memberikan bantuan, tetapi justru membahayakan dan akhirnya menciptakan klaster baru COVID-19!" ujar dia.
Khusnul menyampaikan saat ini, Surabaya sudah memasuki zona oranye (berisiko sedang) penyebaran COVID-19. Dia berharap semua pihak baik pemerintah, pemangku kepentingan, maupun masyarakat menjaga tren penurunan tersebut.
"Kami berharap pula bulan depan, Surabaya masuk zona kuning. Semua itu bisa tercapai bila saling menjaga, mengingatkan, dan menerapkan prokes yang ketat," tutur dia. (antara/mcr13/jpnn)
Tahun ini, baru 46 persen bantuan warga terdampak COVID-19 tersalurkan kepada sasaran.
Redaktur & Reporter : Fahmi Azis
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News