Banyak Tempat Tidur Kosong di RSL Gejos, Warga Isoman Gresik Silakan!

Jumat, 13 Agustus 2021 – 09:23 WIB
Banyak Tempat Tidur Kosong di RSL Gejos, Warga Isoman Gresik Silakan! - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kiri) saat meninjau kesiapan RS Lapangan Gejos dalam menerima kembali pasien COVID-19. (ANTARA/HO-Pemkab Gresik)

jatim.jpnn.com, GRESIK - Gresik, Jawa Timur mendekati zona oranye COVID-19 mengingat tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di sejumlah rumah sakit setempat menurun.

"Posisi kami saat ini, mendekati zona oranye. Di sejumlah rumah sakit, termasuk RS lapangan banyak tinggal 30 orang yang dirawat," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, Syaifudin Ghozali, Kamis (12/8).

BOR di sejumlah RS rujukan penanganan COVID-19 Gresik sebelumnya mencapai 86 persen, berangsur-angsur melandai menjadi rata-rata 68 persen, dan sekarang 35,98 persen.

Ghozali menuturkan tingkat kesembuhan di RS Lapangan Sepak Bola Gelora Joko Samudro (Gejos) sejak PPKM mencapai 100 persen.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pun mengapresiasi capaian tersebut dan meminta kepada pasien yang masih melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah untuk bisa menjalani perawatan di lokasi isolasi terpusat.

"Kami berharap kepada pihak puskesmas dan tenaga kesehatan (nakes) mengarahkan masyarakat isoman agar mau dirawat di Rumah Sakit Lapangan Gejos," ujar dia.

Gus Yani, sapaan akrab bupati mengungkapkan hingga saat ini, masih banyak pasien yang melakukan isoman. Mereka enggan menjalani isolasi terpusat.

"Saya berharap kades membantu sukarelawan nakes mengarahkan pasien yang isoman," tutur dia.

Gresik mendekati zona oranye COVID-19 menyusul tingkat BOR di sejumlah rumah sakit setempat menurun.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News