Pemkot Surabaya Diminta Memperhatikan Anak-anak Yatim Piatu di Masa Pandemi Covid-19

Jumat, 30 Juli 2021 – 18:07 WIB
Pemkot Surabaya Diminta Memperhatikan Anak-anak Yatim Piatu di Masa Pandemi Covid-19 - JPNN.com Jatim
Dokumentasi - Sejumlah bocah bermain di sebuah taman kawasan Petamburan, Jakarta, Jumat (23/7/2021). Sebagian masyarakat masih tidak menghiraukan himbauan Presiden Joko Widodo dalam peringatan Hari Anak Nasional agar anak-anak tidak beraktivitas di luar rumah untuk mencegah penularan COVID-19. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemkot Surabaya diminta memperhatikan nasib anak yatim/piatu terdampak Covid-19 setelah kembali menyabet predikat sebagai kota layak anak dari KemenPPPA.

"Perlu diperkuat adalah bagaimana di masa pandemi, pemkot juga terdepan dalam memberikan perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak Kota Surabaya," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti di Surabaya, Jumat (30/7).

Reni mengatakan capaian yang diterima Kota Surabaya itu menjadi tanggung jawab dalam memenuhi hak-hak anak selama pandemi Covid-19.

Dia mengapresiasi sejumlah upaya Pemkot Surabaya guna memenuhi kebutuhan anak-anak di Kota Pahlawan, seperti program vaksinasi dan beasiswa bagi pelajar.

Selain itu, sejumlah masalah juga patut disoroti seperti perlindungan anak yang menjadi yatim piatu di masa pandemi Covid-19.

"Semakin banyak anak-anak yatim piatu yang membutuhkan pendampingan pada sisi material untuk memenuhi tumbuh kembang mereka, baik secara fisik atau psikis," ujarnya.

Oleh sebab itu, Reni meminta Pemkot Surabaya untuk segera mendata sejumlah anak yatim piatu.

"Pendataan bisa segera dilakukan oleh kelurahan utamanya bagi anak-anak yang memang membutuhkan bantuan, baik pendampingan pembiayaan pendidikan, kesehatan, maupun psikologi anak," ujar politikus PKS ini. (mcr6/antara/jpnn)