Para Nakes di Surabaya Belum Terima Insentif Sejak Awal Tahun 2021

Selasa, 20 Juli 2021 – 23:08 WIB
Para Nakes di Surabaya Belum Terima Insentif Sejak Awal Tahun 2021 - JPNN.com Jatim
Dokumentasi - Dua orang tenaga kesehatan beristirahat sejenak saat menunggu pasien di ruang isolasi COVID-19 Rumah Sakit Umum (RSU) Dadi Keluarga, Kabupetan Ciamis, Jawa Barat, Senin (14/6/2021). (ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - DPRD Surabaya mendesak pemerintah kota untuk segera membayarkan insentif bagi tenaga kesehatan khusus pasien Covid-19 yang belum cair sejak awal tahun 2021.

"Dukunglah nakes dengan cara mencairkan insentif bukan dengan tulisan-tulisan (karangan bunga)," kata Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz, Selasa (20/7).

Mahfudz mengaku berani mengatakan seperti ini karena dia secara langsung melihat kondisi sejumlah puskesmas di Surabaya yang membuka layanan 24 jam beberapa hari lalu.

"Salah satu yang dikeluhan para nakes di puskesmas adalah insentif belum dibayar," ujaranya.

Mahfudz mencontohkan, kasus ini terjadi di Puskesmas Pucang Sewu dan Puskesmas Ngagel Rejo, yang menjadi sasaran pantauannya.

"Insentif mereka di bulan November dan Desember 2020 baru di bayarkan bulan ini, sedangkan insentif mulai awal tahun 2021 belum dibayar," katanya.

Menurutnya, pengorbanan para tenaga kesehatan khusus pasien Covid-19 saat ini tidak sebanding dengan apresiasi yang diterima.

"Mereka (nakes) ini bekerja taruhannya nyawa," katanya.

DPRD Surabaya mendesak pemerintah kota untuk segera membayarkan insentif bagi tenaga kesehatan khusus pasien Covid-19 yang belum cair sejak awal tahun 2021.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News