Khofifah Disentil soal Rencana Lockdown Total di Jawa Timur, Jawabannya....

Rabu, 23 Juni 2021 – 08:45 WIB
Khofifah Disentil soal Rencana Lockdown Total di Jawa Timur, Jawabannya.... - JPNN.com Jatim
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kiri) bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (ketiga kiri), Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito (kiri) dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin (ketiga kanan) memberikan arahan terkait penanganan COVID-19 ketika berkunjung di Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (12/6/2021). . ANTARA FOTO/Tina/Zk/rwa.

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi rencana lockdown skala besar di wilayahnya, meski terjadi lonjakan kasus Covid-19.

"Enggak ada (opsi lockdown,red)," kata Khofifah di Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/6).

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim akan lebih condong menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Dia menjelaskan penerapan PPKM skala mikro telah diterapkan di sejumlah pemukiman warga di Kota Pasuruan dan Malang.

"Konsepnya satu gang lockdown atau beberapa rumah," ucap Kfofifah.

PPKM mikro bakal diterapkan ke sejumlah daerah yang masuk kategori zona merah dan oranye.

Beberapa daerah sudah menerapkan PPKM mikri ini ialah Kota Pasuruan, Malang, Ngawi, Mojokerto, Madiun.

"Pengetatan hanya sebatas ada jam malam. Nah, penegakannya dilimpahkan ke pemerintah kabupaten/kota. Kami juga selalu berkoordinasi terus dengan 38 daerah di Jawa Timur," kata Khofifah. (mcr6/antara/jpnn)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi rencana lockdown skala besar di wilayahnya, meski terjadi lonjakan kasus Covid-19.