Bangkalan Darurat Covid-19, Pemprov Jawa Timur Minta Kemenkes Kirim Ini

Senin, 07 Juni 2021 – 09:34 WIB
Bangkalan Darurat Covid-19, Pemprov Jawa Timur Minta Kemenkes Kirim Ini - JPNN.com Jatim
Petugas kesehatan melakukan tes cepat antigen kepada penumpang bus yang akan masuk ke Surabaya di akses keluar Jembatan Suramadu menuju Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (06/06/2021). ANTARA/Didik Suhartono

jatim.jpnn.com, BANGKALAN - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengirimkan alat bantu pernafasan (HFNC) ke Bangkalan yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir pascalibur Lebaran.

"Kami sudah mengusulkan ke Kemenkes agar 32 unit HNFC dikirimkan langsung ke Bangkalan secepatnya," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (6/6).

Khofifah menyebut rumah sakit di Bangkalan membutuhkan HFNC, ventilator serta beberapa jenis obat untuk penanganan pasien Covid-19.

Pemprov Jawa Timur juga mempersiapkan rumah sakit rujukan di Surabaya bagi pasien dengan gejala berat, salah satunya di RSUD dr. Soetomo.

"Agar penanganannya maksimal, serta alat dan dokternya juga lebih lengkap," ucap mantan Menteri Sosial tersebut.

Sejumlah mobil PCR test dari Pemprov Jatim juga sudah dikirimkan ke Bangkalan untuk memasifkan testing di titik-titik yang menjadi episentrum lonjakan kasus Covid-19.

“Namun, masyarakat belum berkenan untuk di tes usap. Langkah persuasif masih kami lakukan agar penanggulangan Covid-19 bisa ditangani dengan baik," katanya.

Pemprov Jawa Timur juga terus melakukan pelacakan warga yang berkontak dengan pasien Covid-19 secara ketat.

Pemprov Jawa Timur meminta Kemenkes mengirimkan bantuan untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan.