Sepertinya Ada Kesengajaan dalam Insiden Kebakaran Pasar 17 Agustus Pamekasan

jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Kebakaran yang terjadi Pasar Tradisional 17 Agustus di Kelurahan Bugih, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (8/5) sore, diduga disengaja oleh pihak tertentu.
Dugaan tersebut diketahui dari pengakuan sejumlah warga dan penghuni pasar.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Budi Cahyono mengungkapkan sebanyak sembilan bangunan yang rusak terbakar dalam kejadian itu.
Anehnya, di lapak dan toko tersebut tidak satu pun yang dialiri listrik. Sebab, pedagang di sana hanya buka pada saat hari pasaran dan tidak berjualan hingga 24 jam.
"Saat ini, petugas dari Polres Pamekasan menyelidiki penyebab terbakarnya sembilan bangunan di Pasar 17 Agustus itu," tutur Budi.
Budi pun menerangkan sesaat kejadian api pertama kali berasal dari lapak penjual di sisi barat, lalu merambat ke tujuh lapak lainnya, serta sebuah toko yang tidak jauh.
Sebanyak lima armada mobil pemadam diterjunkan ke lokasi kejadian, terdiri dua unit mobil tangki BPBD setempat dan tiga armada mobil pemadam dari Tim Pemadam Kebakaran Pamekasan.
"Jadi, sebanyak dua unit stand by di lokasi untuk memadamkan api dan tiga unit lainnya menyuplai air," ujar Budi.
Kebakaran Pasar Tradisional 17 Agustus Pamekasan pada Sabtu (8/5) sore diduga disengaja oleh pihak tertentu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News