Sepertinya Ada Kesengajaan dalam Insiden Kebakaran Pasar 17 Agustus Pamekasan

Hembusan angin kencang dengan cuaca panas menyebabkan petugas kesulitan memadamkan kobaran api.
Baca Juga:
Selama hampir dua jam, petugas baru bisa menjinakkan kobaran api dan mencegahnya menjalar ke bangunan lain di dalam pasar.
Menurut Budi, dari sembilan bangunan yang rusak akibat kebakaran itu, delapan lapak mengalami rusak berat dan nyaris rata dengan tanah, sedangkan satu bangunan toko mengalami rusak ringan.
Pasar tradisional itu mulanya kumuh dan kurang mendapatkan perhatian dari pemkab setempat.
Sejak Pamekasan dipimpin Bupati Badrut Tamam, Pasar 17 Agustus terus diperbaiki hingga akhirnya dikukuhkan sebagai pasar batik tulis terbesar se-Asia. (antara/mcr13/jpnn)
Kebakaran Pasar Tradisional 17 Agustus Pamekasan pada Sabtu (8/5) sore diduga disengaja oleh pihak tertentu.
Redaktur & Reporter : Fahmi Azis
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News