Respons Ketua Demokrat Malang yang Baru Soal Anggapan Proses Pemilihannya Tak Sah

Rabu, 17 Agustus 2022 – 16:15 WIB
Respons Ketua Demokrat Malang yang Baru Soal Anggapan Proses Pemilihannya Tak Sah - JPNN.com Jatim
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang Imron dan Wakil Ketua Faisol ketika menunjukan surat resmi keabsahan pemilihan yang ditandatangani oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Ridho Abdullah/JPNN.com

jatim.jpnn.com, MALANG - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Malang Imron menanggapi adanya kader yang demo menolak hasil Muscab Jatim 7 Juli 2022.

"Mereka adalah teman saya, meski melakukan aksi hal tersebut bagian dari kepedulian mereka terhadap Partai Demokrat Kota Malang," katanya, Rabu (17/8).

Dia mengutarakan penyampaian aspirasi diperbolehkan selama tidak melanggar hukum yang berlaku.

Menurutnya, kekecewaan dalam proses kontestasi politik adalah hal yang lumrah terjadi. Namun konstelasi dalam menyambut tahun politik harus segera dipersiapkan.

"Selama masih dalam koridor kebersamaan, mereka akan saya akomodasi," tuturnya.

Sebelumnya, mantan Ketua DPAC Lowokwaru Kota Malang Daryanto menyatakan bahwa pemilihan ketua DPC hasil muscab Juli lalu tidak sah.

"Muscab itu syarat sahnya harus dihadiri 2/3 dari anggota atau ketua DPAC Kota Malang," ucap Daryanto.

Dia juga mengatakan bahwa Kota Malang memiliki lima DPAC. Kelimanya seharusnya diundang dan ikut serta dalam pemilihan ketua sehingga tidak terkesan ditutupi. Namun yang terjadi tidak transparan.

Internal Demokrat Kota Malang bergejolak buntut penolakan hasil muscab pada 7 Juli lalu. Begini respons pengurus baru.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News