Tanda Kekerasan Ditemukan pada Jasad Korban Mutilasi di Taman Sidoarjo

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Hasil autopsi mayat laki-laki korban mutilasi yang ditemukan di selokan pos polisi dekat flyover Trosobo, Taman, Sidoarjo, pada Sabtu (10/6) sudah keluar.
Kepala Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong AKBP dr. Eko Yunianto mengungkapkan adanya tanda-tanda kekerasan di bagian kepala dan leher.
"Sementara, dugaan kematian karena kekerasan di bagian leher. Waktu kematian 3-5 hari sebelum penemuan," katanya, Senin (12/6).
Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan gigi, mayat tersebut berusia sekitar 25-40 tahun.
“Perawakan jasad laki-laki itu tidak kurus dan tidak gemuk. Muka oval dan hidungnya tidak pesek,” tuturnya.
Menurutnya, potongan tubuh manusia yang ditemukan ialah lengan yang dipotong pas di bagian persendian, tepatnya sendi pinggul.
Eko menyebut bahwa korban diduga dimutilasi seusai kematiannya sebab pemotongan bagian tubuhnya sangat rapi.
"Pemotongan bisa dilakukan dengan senjata tajam kecil. Dilakukan oleh orang yang bisa dikatakan ahli karena memotong pas di persendian," tuturnya.
Ditemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat laki-laki korban mutilasi yang ditemukam di Taman Sidoarjo
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News