Polisi Beber Kronologi Pembunuhan Angeline Oleh Guru Les Musiknya

Sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku dan korban kembali berkeliling menggunakan mobil tersebut. Tepat di depan Kebun Bibit Wonorejo keduanya. Cekcok pun tak terhindarkan.
“Pertengkaran mereka diketahui warga sekitar karena korban berteriak. Akhirnya korban diikat, dicekik, dibekep mulutnya hingga lemas dan terakhir ditali serta dijerat lehernya hingga korban lemas, lalu meninggal dunia,” ujarnya.
Setelah korban meninggal dunia, pelaku ke rumah mertuanya untuk mengambil tas koper dan membeli tali di toko ATK kawasan Rungkut.
“Korban dimasukkan ke koper dan dililit memakai plastik wrapping sebanyak empat lapis,” jelasnya.
Guna menghilangkan jejak pembunuhan, pelaku menuju kawasan Pacet Mojokerto sekitar pukul 20.00-20.30 WIB. Kemudian, pada 5 Mei koper tersebut dibuang di sekitar Jurang Gajah Mungkur, Pacet.
Aksi keji ini dilakukan pelaku lantaran sakit hati dengan perkataan korban. Tak hanya itu, dia juga ingin menguasai barang berharga milik korban berupa mobil dan handphone.
“Perkataan dari korban yang membuat pelaku sakit hati seperti menghina,” ucap Pasma.
Pasma mengatakan hubungan antara pelaku dan korban ini lebih dari sekadar teman biasa, ada hubungan asmara antara mereka berdua
Detik-detik mahasiswa Ubaya Angeline Nathania tewas dicekik dimasukkan koper dan dibuang ke Pacet Mojokerto
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News