Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Mahasiswa UB Malang Oleh Ayah Tiri Pacarnya

4. Korban Dibekap dan Ditindih Dadanya Hingga Tewas
Tersangka lalu meminta ponsel korban dan membaca isi chat mesum antara korban dengan anak tirinya.
“Tersangka menghabisi korban dengan cara menindih badan dan membekap kepalanya menggunakan plastik kresek hingga Bagus meninggal,” bebernya.
5. Dibuang ke Semak-semak
Setelah membunuh korban, tersangka mengendarai mobil menuju Ruko Kolombia memarkirkannya. Dia menuju rumah YP menaiki ojek online menitipkan kunci kontak kendaraan tersebut.
Selanjutnya, pulang ke rumah mengendarai motor miliknya tadi.
Pelaku sempat kebingungan dan berputar-putar di beberapa wilayah Jatim untuk membuang jasad korban. Hingga akhirnya membuangnya di lahan kosong ditutup dengan semak-semak di Desa Krajan, Purwodadi, Pasuruan.
6. Pelaku Sempat Takziah ke Rumah Korban
Sehari setelah jasad korban ditemukan, Ziath beserta keluarganya sempat bertakziah ke rumah korban pada Rabu (13/4).
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono mengatakan saat bertakziah, pelaku memasang ekspresi biasa saja seolah-olah tak melakukan tindakan keji tersebut.
“Pembunuhan ini memang sudah direncanakan oleh tersangka. Dari perkenalan, dimintai uang, hingga akhirnya diajak nongkrong lalu dihabisi nyawanya,” jelas Lintar.
Berikut fakta-fakta tentang kasus pembunuhan mahasiswa kedokteran UB Malang yang dilakukan oleh ayah tiri pacar korban.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News