Puncak Arus Balik, 25 Ribu Kendaraan Diprediksi Sebrangi Ketapang Mulai 5-7 April

jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Polresta Banyuwangi memprediksi mulai 5-7 April 2025 akan menjadi puncak arus balik Lebaran menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Rama Samtama Putra mengatakan selama tiga hari itu, 25.000 kendaraan baik roda empat dan roda dua diperkirakan menyeberang per harinya.
"Hasil pemantauan kami di Pelabuhan Ketapang, kendaraan roda empat dan roda dua yang menyeberang ke Gilimanuk (Bali) ada sekitar 3.000 kendaraan," kata Rama seusai memantau arus balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (3/4).
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di pelabuhan pada puncak arus balik, pihaknya telah melakukan simulasi rekayasa lalu lintas, dengan mengalihkan kendaraan dari arah Banyuwangi kota melalui jalan lingkar, termasuk kendaraan dari arah Situbondo ke Banyuwangi.
"Tadi kami sudah melaksanakan simulasi, pintu keluar pelabuhan kendaraan bisa langsung ke arah Situbondo maupun ke Banyuwangi kota," ujarnya.
Apabila terjadi kepadatan kendaraan di pelabuhan akan diberlakukan sistem penundaan dengan mengarahkan kendaraan ke beberapa zona penyangga (kantong parkir) di Wisata Pantai Grand Watu Dodol dan Terminal Sritanjung (kendaraan dari arah Situbondo) dan zona penyangga di parkir ASDP Bulusan (kendaraan dari arah Banyuwangi kota).
"Jika terjadi kepadatan, kami alihkan ke kantong-kantong parkir secara berjenjang," tuturnya.
Rama menambahkan penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) pembatasan angkutan barang arus mudik Lebaran 2025 masih berlaku hingga 8 April mendatang.
Puncak arus balik Lebaran diprediksi mulai tanggal 5-7 April dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News