Pernyataan Panpel Persik Soal Kericuhan Suporter di Perbatasan Kediri-Malang

Pada akhirnya, massa Aremania menuntut agar lima orang yang diamankan oleh polisi segera dipulangkan. Mereka baru membubarkan diri sekitar tengah malam setelah tuntutan tersebut dipenuhi.
Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto, menjelaskan bahwa pihaknya hanya melakukan penyekatan untuk mencegah kerumunan massa.
“Kami melakukan penyekatan karena ada kerumunan massa. Kami mengimbau agar masyarakat tidak berkerumun,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Kediri Kota, Ipda Nanang Setyawan, mengatakan bahwa insiden tersebut hanya merupakan salah paham antara suporter, yang sudah dapat diselesaikan.
“Tidak diamankan, hanya dilerai saja. Ini hanya salah paham antar-suporter dan masalah sudah selesai,” kata Nanang. (antara/mcr12/jpnn)
Begini pernyataan Panpel Persik Kediri soal kericuhan suporter di perbatasan Kediri-Malang.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News