Trenggalek Dilanda Banjir Bandang, 2.200 Warga Terdampak

Warga yang terdampak berupaya menyelamatkan barang berharga ke tempat lebih tinggi. Namun, perabotan rumah terpaksa dibiarkan terendam.
“Kami hanya bisa memantau situasi, sebab surutnya air cenderung lambat,” kata Feri Budi Santoso, warga Kelutan.
Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol dan menyediakan bantuan, terutama bahan makanan.
"Kami tidak bisa memasak karena rumah terendam. Kondisi ini benar-benar menghambat aktivitas sehari-hari," ujar Sudin, warga lainnya.
Sementara itu, beberapa pengendara motor yang nekat menerobos genangan air di Jalan Soekarno-Hatta banyak mengalami mati mesin.
Hingga saat ini, jalur tersebut masih belum sepenuhnya bisa dilalui kendaraan roda empat. Banjir di wilayah ini kerap terjadi saat hujan deras, meski kehadiran Bendungan Tugu telah mengurangi intensitasnya.
"Semoga pembangunan Bendungan Bagong segera rampung agar risiko banjir bisa lebih terkendali," kata Feri. (antara/mcr12/jpnn)
Sebanyak 2.200 warga dari 700 kepala keluarga terdampak di Trenggalek akibat banjir bandang yang disebabkan hujan deras.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News