Sambut Nataru, KAI Daop 8 Rawat Jalur KA untuk Pastikan Keselamatan Penumpang

jatim.jpnn.com, SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan perawatan dan pengecekan kondisi rel secara berkala, terlebih menjelang momentum perayaan Natal dan Tahun Baru 2025.
Pengecekan kondisi rel itu sebagai upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Kegiatan tersebut juga untuk memastikan jalur KA telah sesuai secara teknis laik operasi.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menjelaskan dalam melakukan perawatan terdapat ketentuan teknis yang wajib dilakukan oleh pekerja KAI agar dapat berjalan di jalur KA.
"Mulai lebar spoor 1.067 mm, kelengkapan penambat antara rel dan bantalan rel, hingga batas aman kanan kiri jalur KA 5 meter dari as rel," kata Luqman, Senin (16/12).
Luqman menjelaskan KAI Daop 8 Surabaya memiliki panjang lintas sejauh 530.168 km dan melintasi 12 kab/kota di Jawa Timur dengan memiliki batas wilayah di utara hingga Stasiun Tobo, tengah Stasiun Mojokerto, dan selatan Stasiun Wlingi.
"Terdapat 52 stasiun aktif yang melayani pelanggan KA jarak jauh, lokal, serta barang. Hal ini menjadi fokus utama KAI Daop 8 Surabaya untuk bisa memberikan kelancaran operasional perjalanan KA secara konsisten," ujar dia.
KAI Daop 8 Surabaya saat ini memiliki 23 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan Rel dan Jembatan, yang terdiri dari 18 UPT Jalan Rel, 4 UPT Jembatan, dan 1 UPT Mekanik, yang keseluruhannya telah memiliki wilayah kerja masing-masing di Daop 8 Surabaya.
Petugas tersebut akan bekerja sesuai tupoksi untuk melakukan perawatan jalan rel, meliputi pengukuran lebar jalur, geometri jalur rel, sambungan rel, kelengkapan baut, menempatkan batu ballast, bahkan penggantian maupun perbaikan pada bagian bantalan, dan rel kereta api.
Pastikan keselamatan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya rutin lakukan pengecekan rel secara berkala.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News