Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Surabaya pada 12-18 Desember, Ini Langkah BPBD

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya melakukan langkah antisipasi untuk mewaspadai adanya banjir rob.
Hal itu merespons informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak yang menerbitkan kewaspadaan dini adanya banjir rob di wilayah pesisir Kota Surabaya.
Agus mengatakan salah satu langkah yang dilakukan BPBD dengan menggelar patroli setiap malam hari di pesisir Surabaya.
“Biasanya banjir rob itu (debit air) tertingginya pukul 22.00 WIB. Kami berkeliling mulai dari barat, seperti Romokalisari, Tambak Sarioso, berlanjut ke arah utara Keputih Tegal, hingga menyusuri sungai-sungai dan ternyata kemarin masih aman,” kata Hebi, Jumat (13/12).
Hebi menjelaskan banjir rob biasanya mulai naik mulai pukul 22.00 WIB, kemudian akan surut pada pukul 01.00 WIB.
“Biasanya surutnya yang lama, bisa sampai jam satu atau jam dua malam,” jelasnya.
Pihaknya juga menyiapkan peralatan evakuasi, seperti perahu, tempat pengungsian, tempat tidur untuk warga, hingga pompa air untuk menyedot air yang masuk sampai ke dalam rumah.
Peralatan-peralatan tersebut disiapkan untuk proses evakuasi ketika banjir rob sampai merusak atau merendam rumah warga di pesisir Surabaya.
Waspada banjir rob, BPBD Surabaya-BMKG Maritim Tanjung Perak beri peringatan dini kepada warga pesisir.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News