Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Surabaya pada 12-18 Desember, Ini Langkah BPBD

“Kami utamakan kelompok rentan, seperti ibu hamil, lanjut usia (lansia), anak-anak, dan yang orang yang sedang sakit,” ujar Hebi.
Hebi mengimbau warga tidak mendirikan bangunan rumah yang berdekatan dengan rob, seperti di tepi laut dan sungai.
“Sekarang ini ada tambak-tambak, itu kan menghalangi (rob) dan seharusnya mangrove. Mangrove itu bagus sekali untuk menangani rob. Jadi, (air) masuknya enggak langsung,” kata dia.
Sementara itu, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Sutarno mengatakan banjir rob yang akan terjadi di sejumlah kawasan pesisir dikarenakan adanya fenomena bulan purnama (full moon).
Berdasarkan pantau BMKG Maritim Tanjung Perak, banjir rob di pesisir Surabaya kemungkinan terjadi sangat tinggi.
“Hal itu disebabkan karena fenomena ini terjadi bersamaan dengan musim hujan. Artinya, apabila kejadian banjir robnya di musim hujan, maka akan menambah ketinggian airnya itu,” kata Sutarno.
Sutarno menyebutkan banjir rob ini diprediksi bakal terjadi mulai dari 12-18 Desember mendatang. Dari pantauan BMKG Maritim Tanjung Perak, air rob mulai naik pada pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.
“Jadi, disampaikan kepada masyarakat di kawasan pesisir untuk waspada, terutama para nelayan tambak, karena bisa menyebabkan kerugian karena kena banjir rob sehingga perlu adanya pengaman di bagian atasnya jika terjadi rob,” sebut Sutarno.
Waspada banjir rob, BPBD Surabaya-BMKG Maritim Tanjung Perak beri peringatan dini kepada warga pesisir.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News