Kemarau Panjang, Trenggalek Dilanda Karhutla 42 Kali Selama 2023

Ada enam wilayah terdampak di kecamatan kota itu, meliputi Kelurahan Ngantru, Kelurahan Surodakan, Desa Parakan, Desa Karangsoko, Desa Ngares, dan Desa Rejowinangun.
Disusul Kecamatan Karangan dengan empat desa terdampak, yaitu Kedungsigit, Jatiprahu, Sumber, dan Sukowetan.
Selain itu, masing-masing tiga desa di kecamatan yang berbeda, yaitu Desa Ngepeh, Desa Jambu dan Desa Nglinggis di Kecamatan Tugu, Desa Ngetal, Desa Ngadirenggo dan Desa Ngulanwetan di Kecamatan Pogalan, serta Desa Jajar, Desa Sukorame dan Desa Wonoanti di Kecamatan Gandusari.
Kemudian Desa Dongko dan Desa Sumberbening di Kecamatan Dongko serta Desa Kendalrejo dan Desa Sumberejo di Kecamatan Durenan.
"Ada lagi Desa Pule Kecamatan Pule, Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul, Desa Besuki Kecamatan Munjungan, dan Desa Karangrejo Kecamatan Kampak," katanya.
Triadi menambahkan banyak faktor yang melatarbelakangi peristiwa kebakaran itu, mulai dari dugaan faktor alam hingga aktivitas manusia yang memicu terjadinya kebakaran.
Misalnya, pembukaan lahan dengan cara membakar dan merembet hingga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.
"Untuk itu, kami bersama petugas gabungan gencar melakukan patroli dan sosialisasi serta memasang rambu-rambu peringatan di titik-titik yang dinilai rawan karena ada ancaman pidananya," pungkas Triadi. (antara/mcr12/jpnn)
Trenggalek mengalami 42 kejadian karhutla selama tahun 2023 akibat kemarau panjang.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News