Yang Lain Tidur, AT Gantung Diri di Pohon Rambutan, Konon Masalah Cinta

jatim.jpnn.com, MALANG - Polisi mengungkapkan kronologi penemuan seorang pemuda berinisial AT (22) yang tewas gantung diri di pohon rambutan kawasan Desa Pamotan, Kec. Dampit, Kabupaten Malang, Kamis (12/10).
Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik mengungkapkan AT bukan warga setempat. Dia berasal dari Desa Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Dia dan lima temannya pulang bekerja dan menginap di rumah seorang kawannya, AO (34), warga Desa Pamotan, pada Rabu (11/10).
Sekitar pukul 02.00 WIB, seluruh penghuni rumah sudah terlelap tidur, kecuali AT dan seorang teman. Saat itu, temannya mengingatkan AT untuk segera tidur dan menutup pintu karena sudah malam.
Namun, AT malah beranjak ke luar rumah dengan alasan akan menelepon seseorang. Hingga kemudian, pada Kamis pagi, AT ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di halaman rumah.
"Saksi sempat mengingatkan agar segera menutup pintu karena sudah malam, tetapi korban beranjak keluar rumah berpamitan untuk menelepon," kata Taufik.
Saat jenazah diperiksa, lanjut Taufik, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan.
"Dugaan awal korban melakukan bunuh diri karena permasalahan asmara.
AT sempat pamit hendak menelepon saat diingatkan temannya untuk segera tidur dini hari ini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News