Guru Honorer di Mojokerto Naik Haji dengan Gaji Rp 24 Ribu Per Bulan

Kamis, 30 Juni 2022 – 12:06 WIB
Guru Honorer di Mojokerto Naik Haji dengan Gaji Rp 24 Ribu Per Bulan - JPNN.com Jatim
Wiwik Ernawati di Asrama Haji Surabaya, jelang keberangkatan ke Tanah Suci, Rabu (29/6). (ANTARA Jatim/HO-PPIH Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Seorang guru honorer berstatus guru tidak tetap (GTT) akhirnya berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Ialah Wiwik Ernawati, perempuan berusia 39 tahun itu dibesarkan orang tua yang bekerja sebagai penjaga sekolah dasar (SD) di Kabupaten Mojokerto.

Dia tinggal di Dusun Mejero, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Orang tuanya juga berjualan cecek di pasar, biasanya Wiwik membantunya setiap hari.

Wiwik sudah menjadi guru honorer sejak tahun 2008, tempatnya mengajar naik turun gunung berjarak 50 kilometer dari tempat tinggalnya.

"Mengajar di daerah Pacet, Mojokerto, sekitar 40 menit naik sepeda motor dari rumah," kata Wiwik, Rabu (29/6).

"Setiap hari bangun jam satu dini hari membantu orang tua jualan di pasar, lalu berangkat mengajar. Pulang sampai rumah jam enam petang," ujarnya.

Selama menjadi guru, upah yang dia dapat hanya Rp 24 ribu per bulan dan tetap sama nominalnya hingga menikah di tahun 2011.

"Saya menikah di tahun 2011. Kami sepakat uang dari hasil perayaan digunakan semuanya untuk mendaftar haji," terangnya.

Barokah dari kesehariannya mengajar dan keikhlasan membantu orang tua membuat guru honorer asal Mojokerto bisa berangkat haji.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News