Surabaya Tanpa Kasus Hepatitis Akut, DPRD Minta Dinkes Tak Kecolongan

Rabu, 11 Mei 2022 – 08:28 WIB
Surabaya Tanpa Kasus Hepatitis Akut, DPRD Minta Dinkes Tak Kecolongan - JPNN.com Jatim
Rapat hearing Komisi D DPRD bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terkait pencegahan penyakit hepatitis akut. (Foto: Ananto Pradana/GenPI.co Jatim).

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Komisi D DPRD Surabaya meminta Dinas Kesehatan setempat melakukan antisipasi penyebaran hepatitis akut terhadap anak-anak.

Ketua Komisi D Khusnul Khotimah mengatakan seluruh wilayah di Surabaya harus dipetakan segera mengenai penyakit tersebut.

Menurutnya, Dinkes harus punya data area-area yang minim maupun nol jamban hingga permukiman yang letaknya di pinggiran sungai. Pasalnya, kawasan tersebut memiliki tingkat kerawanan penyebaran.

"Pemetaan atau mapping daerah-daerah yang dimungkinkan anak-anak di wilayah tersebut terpapar (hepatitis akut, red)," kata Khusnul usai hearing dengan Dinkes Surabaya di ruang rapat Komisi D, Selasa (10/5).

Kemunculan hepatitis akut, kata dia, harus menjadi alarm darurat bagi Pemkot Surabaya agar memperkuat langkah pencegahan.

Meski begitu, Khusnul mengaku sampai saat ini belum ada temuan pasien anak-anak yang terpapar hepatitis akut misterius itu.

"Tadi sudah disampaikan, saat ini Surabaya nol kasus dan mudah-mudahan tidak ada (anak-anak yang terpapar)," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan dinkes sudah harus mulai melakukan sosialisasi berkala terkait pencegahan penyakit tersebut.

DPRD Surabaya meminta Dinkes setempat melakukan pencegahan dengan serius terkait kemunculan hepatitis akut misterius yang sedang ramai diperbincangkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News