PMII Beri Catatan Merah Bupati Jember Selama Setahun Memimpin, Banyak Kekurangan

jatim.jpnn.com, JEMBER - Bupati Jember Hendy Siswanto dan wakilnya M Balya Firjaun Barlaman mendapatkan catatan merah dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) setempat, Selasa (8/3).
Catatan merah selama setahun kepemimpinan kepala daerah itu disampaikan massa PMII saat menggelar aksi di depan kantor Pemerintah Kabupaten Jember.
Ratusan aktivis PMII Jember melakukan longmarch dari jalan kembar Universitas Jember menuju kantor pemkab dengan membawa sejumlah poster yang mengkritik kebijakan Hendy-Gus Firjaun selama satu tahun memimpin.
"Masih banyak problem yang belum terselesaikan, belum lagi dengan beberapa kebijakan baru yang lahir disertai kontroversi sehingga menjadikan Jember satu tahun dalam kegagapan kebijakan," kata Ketua Umum PMII Jember M. Faqih Alharamain.
Beberapa persoalan lain, seperti angka stunting yang masih tinggi dan banyaknya fasilitas publik yang tidak ramah disabilitas.
Selain itu, RPJMD yang masih berpotensi dilakukan aktivitas pertambangan pertambangan dinilai dalam kepemimpinan Hendy-Gus Firjaun masih 'pincang' dalam berjalan mengarahkan pembangunan Kabupaten Jember.
"Kami mendesak Pemkab Jember untuk mengedepankan aspek lingkungan dalam peninjauan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan membuat Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RTRW," ujarnya.
PMII juga mendesak pemkab segera menyelesaikan pembangunan pabrik pupuk organik sebagai bentuk upaya mengatasi kelangkaan pupuk dan menertibkan aktivitas industri yang mengancam ekosistem laut.
PMII Menggelar aksi di depan Kantor Bupati Jember menyampaikan catatan merah selama setahun
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News