Sampai Tahun ini, Masih Ada Warga di Pelosok Tulungagung Belum Teraliri Listrik

Minggu, 28 November 2021 – 01:50 WIB
Sampai Tahun ini, Masih Ada Warga di Pelosok Tulungagung Belum Teraliri Listrik - JPNN.com Jatim
Seorang petugas PLN Jatim sedang melakukan perbaikan meteran di salah satu rumah pelanggan. (ANTARA/HO-PLN UID Jatim)

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Setidaknya terdapat 60 rumah di lima desa wilayah pelosok dan sulit dijangkau pada wilayah Kabupaten Tulungagung yang hingga saat ini belum teraliri listrik.

"Lokasinya sangat jauh dan terpencil sehingga tak terjangkau jaringan PLN, " kata Manager ULP PLN Tulungagung, Timbar Imam Priyadi, Sabtu (27/11).

Guna mengatasi kendala geografis tersebut, PLN bekerja sama dengan Pemkab Tulungagung melalui program Listrik Desa.

Salah satu proyek program tersebut yang baru saja diresmikan oleh Wabup Tulungagung Gatot Sunub pada Jumat (26/11) berlokasi di Desa Tugu, Kecamatan Sendang.

Timbar memerinci beberapa desa lain yang sebagian warganya belum bisa mengakses langsung listrik PLN. Ialah Desa Kedoyo, Geger, Nglutung (Kecamatan Sendang), Sidomulyo, dan Kradinan (Kecamatan Pagerwojo).

Para warga yang belum dapat mengakses listrik tersebut biasanya meminta dari rumah lain yang sudah teraliri.

Caranya dengan mengulur kabel dari rumah yang dialiri listrik ke rumah mereka yang belum teraliri. Masalahnya, jaraknya bisa sampai ratusan meter dan itu pun hanya bisa dipergunakan untuk penerangan saja.

"Makanya, kami proaktif dengan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Tulungagung untuk mendata warga yang belum teraliri listrik," ucap Timbar. (antara/mcr13/jpnn)

PLN berkolaborasi dengan Pemkab Tulungagung dalam mengupayakan pengaliran listrik ke daerah-daerah terpencil.