Tren ASN di Surabaya Doyan Selingkuh, DPRD: Patut Dibedah

jatim.jpnn.com, SURABAYA - DPRD Surabaya mengungkap fakta soal perkara perselingkuhan kalangan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Pahlawan meningkat tajam dalam lima tahun terakhir.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fatkur Rohman mengatakan selain kasus perselingkuhan, sejumlah pelanggaran yang dilakukan ASN di Kota Pahlawan kian marak terjadi seperti korupsi, penyelewengan jabatan, dan kejahatan asusila.
“Kasus perselingkuhan di kalangan ASN naik tajam dalam lima tahun terakhir, tetapi perkara tidak masuk kerja masih jadi yang tertinggi,” ujar Fatkur Rohman dalam rapat pendapat dengan Inspektorat Surabaya, Jawa Timur, Minggu (25/4).
Menurut Fatkur,munculnya sejumlah kasus pelanggaran yang dilakukan pegawai ASN Surabaya menunjukkan bahwa pengukur kedisiplinan (KPI) tidak berjalan dengan baik.
"Pelanggaran yang dilakukan itu tidak secara tegas dimuat dalam KPI. Ini perlu ditangani secara serius," katanya.
Oleh sebab itu, Fatkur mendorong Pemkot Surabaya melakukan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan yang telah dijalankan.
Baca Juga:
Dia berharap ada waktu khusus bagi Inspektorat bersama DPRD Surabaya untuk membahas rekapitulasi dan pemetaan 10 dari 30 pelanggaran terbanyak.
"Jadi harus dibedah bersama, misalnya kenapa akhir-akhir ini banyak muncul permasalahan perselingkuhan di kalangan ASN. Kami ingin tahu apa sih akar masalahnya," ujar Fatkur. (mcr6/antara/jpnn)
DPRD Surabaya mengungkap fakta soal perkara perselingkuhan kalangan ASN di Kota Pahlawan meningkat tajam dalam lima tahun terakhir.
Redaktur & Reporter : Angga Setiawan
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News