Gubernur Jatim Dituntut Proaktif Tingkatkan Capaian Vaksinasi di Surabaya Raya

Rabu, 06 Oktober 2021 – 18:00 WIB
Gubernur Jatim Dituntut Proaktif Tingkatkan Capaian Vaksinasi di Surabaya Raya - JPNN.com Jatim
Sejumlah warga mengikuti vaksinasi di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Senin (13/9/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa diminta membantu daerah-daerah di aglomerasi Surabaya Raya supaya bisa memenuhi target cakupan vaksinasi COVID-19, sehingga kawasan setempat mampu turun level PPKM.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti menyoroti kebijakan pemerintah yang kembali memperpanjang PPKM Jawa-Bali hingga 18 Oktober mendatang. Sejumlah daerah masih berada di level 3, termasuk Kota Pahlawan.

Dia menilai status PPKM level 3 itu disebabkan wilayah aglomerasi yang berada di sekitar Surabaya, yakni Sidoarjo dan Gresik belum memenuhi target capaian vaksinasi sesuai kriteria.

"Berbeda dengan kota lain, contoh Solo Raya yang sebelumnya sama dengan Surabaya di level 3, kini turun ke level 2," kata Reni, Rabu (6/10).

Sejatinya, menurut asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kota Surabaya sudah masuk ke level 1 sejak September (14/9) lalu, ditambah lagi tingkat penularan yang melandai secara signifikan.

"Saya berharap Gubernur Jatim proaktif, utamanya memastikan dan mendorong daerah-daerah di wilayah aglomerasi Surabaya Raya dapat memenuhi target cakupan vaksinasi mereka," ujar dia.

Reni menyampaikan warga Surabaya dan para pelaku usaha setempat sangat berharap PPKM Surabaya bisa turun level, sehingga dapat lebih menggerakan sektor ekonomi.

"Misalkan, saat tempat wisata dan taman kota dibuka, akan menumbuhkan pelaku usaha mikro atau sektor informal yang ada di sekitarnya. Itu juga bakal meningkatkan daya beli masyarakat," tutur Reni.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa diminta membantu daerah-daerah di aglomerasi Surabaya Raya supaya bisa memenuhi target cakupan vaksinasi,
Sumber Antara