Marak Rokok 'Durno' Sebungkus Rp 5 Ribu di Pamekasan, Produsen Siap-Siap!

Jumat, 10 September 2021 – 14:16 WIB
Marak Rokok 'Durno' Sebungkus Rp 5 Ribu di Pamekasan, Produsen Siap-Siap! - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Bea Cukai Madura mendapati marak penjualan rokok ilegal di kawasan setempat. Foto: Bea Cukai.

jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Kantor Bea Cukai Madura, Jawa Timur, bakal mengenakan sanksi tegas berupa denda kepada para produsen rokok ilegal yang terbukti memproduksi dan menjualnya ke sejumlah toko dan pasar tradisional di kawasan itu.

"Selain mendenda sejumlah uang, kami juga memberikan teguran kepada perusahaan rokok tanpa pita cukai tersebut," kata Pemeriksa Bea Cukai Madura, Tesar Pratama, Kamis (9/9).

Sebanyak enam merek rokok ilegal atau tanpa pita cukai ditemukan petugas dijual bebas di sejumlah toko dan pasar tradisional kawasan Madura dengan harga sangat murah, yakni berkisar Rp 5 ribu hingga Rp10 ribu per bungkus.

Dia mengungkapkan peredaran rokok ilegal tersebut disingkap saat pihaknya menggelar operasi gabungan dengan Pemkab Pamekasan, polres, dan Sub Denpom V/4-3 beberapa waktu lalu.

Fokus operasi di 13 pasar tradisional kawasan Pamekasan. Walhasil, pihaknya berhasil menyita sebanyak 50.296 batang rokok ilegal.

“Potensi kerugian negaranya mencapai Rp 26 juta lebih,” ujar dia.

Pada operasi itu, petugas juga mengingatkan kepada para pedagang, pemilik toko dan kios setempat agar tidak lagi menjual rokok ilegal atau yang dikenal oleh warga Pamekasan dengan sebutan “durno” tersebut.

Selain menggelar operasi, petugas juga menyosialisasi ketentuan peredaran rokok ilegal dan larangan peredaran rokok ilegal kepada masyarakat.

Sumber Antara