Tri Rismaharini Cerita soal Orang Zaman Dulu Bangun Jembatan Pakai Bahan Simpel

Sabtu, 03 April 2021 – 18:18 WIB
Tri Rismaharini Cerita soal Orang Zaman Dulu Bangun Jembatan Pakai Bahan Simpel - JPNN.com Jatim
Menteri Sosial Tri Rismaharini didampingi Bupati Magetan Suprawoto dan Forkopimda meninjau jembatan putus akibat terdampak banjir di Desa Ngunut, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (2/4/2021) malam. Selain menijau jembatan, Risma juga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana tersebut. (ANTARA/HO-Biro Humas Kemensos RI)

jatim.jpnn.com, MAGETAN - Menteri Sosial Tri Rismaharini bercerita soal cara orang zaman dulu begitu pandai membangun jembatan hanya memakai bahan sederhana.

Tri Rismaharini menyampaikan hal itu saat berkunjung ke Magetan, Jawa Timur untuk menyalurkan sejumlah bantuan bagi warga terdampak banjir di Desa Ngunut.

“orang tua zaman dulu itu terbiasa pakai batang bambu buat penyangga tiang jembatan, soalnya struktur tanah di pinggiran sungau lemah,”ujar Tri Rismaharini, Sabtu (4/3).

Dalam kunjungannya ke Desa Ngunut, wanita yang akrab disapa Bu Risma itu menyarankan pejabat setempat untuk memperkuat tebing sungai menggunakan bronjong sebagai langkah mengantisipasi banjir ke depan.

"Tadi saya sarankan menggunakan bronjong yang bisa mengurangi gesekan tanah, daripada menggunakan site pile. Bronjong itu mengikuti struktur tanah. Karena struktur tanahnya lemah sehingga tergerus air," katanya.

Selain memantai perbaikan jembatan di Desa Ngunut, Bu Risma juga menyalurkan bantuan kepada pengungsi korban banjir.

Beragam bantuan diberikan kepada warga terdampak banjir di Desa Ngunut, yakni makanan siap saji sebanyak 240 paket, makanan khusus anak, matras, serta kasur.

"Atas nama pemerintah pusat, kami menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat terdampak. Diharapkan masyarakat tetap sabar, terus berdoa, dan kondisinya segera pulih seperti sedia kala," ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini. (mcr6/antara/jpnn)

Menteri Sosial Tri Rismaharini bercerita soal cara orang zaman dulu begitu pandai membangun jembatan hanya memakai bahan sederhana.