Begini Strategi Guru Besar Baru Untag Atasi Financial Distress

Rabu, 18 Agustus 2021 – 14:36 WIB
Begini Strategi Guru Besar Baru Untag Atasi Financial Distress - JPNN.com Jatim
Rektor Untag Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho (kiri) saat dikukuhan sebagai guru besar bidang Ilmu Akuntansi bersamaan dengan rangkaian Dies Natalis ke-63 kampus setempat, Rabu (18/8/2021). (ANTARA Jatim/Willy Irawan)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Jawa Timur, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Akuntansi, Rabu (18/8).

Penetapan tersebut sedianya terhitung sejak 1 Juni lalu, namun karena adanya PPKM, prosesi pengukuhan guru besar dilangsungkan bersamaan Dies Natalis ke-63 Untag.

Pada pengukuhan guru besarnya, Prof. Nugroho menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Strategi Keuangan Bagi Korporasi Manufaktur yang Financial Distress di Masa COVID-19 di Indonesia".

Penelitian tersebut dilatarbelakangi kondisi aktual perekonomian perusahaan manufaktur yang terdampak pandemi COVID-19.

Dia sengaja memilih perusahaan manufaktur karena dinilai padat karya dan memiliki ketergantungan terhadap ketersediaan SDM.

"Saat produksi berkurang 50-60 persen imbas pandemi, maka SDM akan kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Penyerapan tenaga kerja ini jadi pertimbangan," kata Prof. Nugroho.

Prof. Nugroho pun membandingkan financial distress sebelum dan saat pandemi pada perusahaan manufaktur di Indonesia, melalui penelitian deskriptif yang digabung dengan metode kuantitatif, menggunakan linear programming.

Walhasil, ternyata banyak perusahaan manufaktur nonfarmasi yang terdampak COVID-19 dan mengalami penurunan omzet.

Dalam orasi pengukuhannya sebagai Guru Besar Ilmu Akutansi Untag, Prof Nugroho menawarkan strategi mengatasi financial distress bagi perusahaan manufaktur.
Sumber Antara