Pakar Kebijakan Publik Unair: Pemerintah Kudu Perketat PPKM Jelang Perayaan Kurban

Kamis, 15 Juli 2021 – 13:39 WIB
Pakar Kebijakan Publik Unair: Pemerintah Kudu Perketat PPKM Jelang Perayaan Kurban - JPNN.com Jatim
Kemacetan di Bundaran Waru yang disebabkan ditutup totalnya arah masuk Surabaya di depan mal CITO, Rabu (7/7/2021). (ANTARA Jatim/ HO-WI)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pakar Kebijakan Publik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Gitadi Tegas Supramudyo menyarankan pemerintah memperketar pelaksanaan PPKM darurat jelang Hari Raya Kurban 2021.

Gitadi mengatakan pemerintah perlu mengantisipasi tradisi pulang kampung yang biasa dilakukan rakyat Indonesia saat libur hari Iduladha.

"Sudah terdapat aturan pembatasan yang pada dasarnya mengurangi mobilitas masyarakat selama PPKM darurat, sehingga tinggal mengoptimalkan lagi pada saat libur Iduladha," ujar Gitadi, Kamis (15/7).

Gitadi, pengoptimalan PPKM darurat bisa melibatkan komunitas kecil, semisal di tingkat RT/RW, kampus, kantor, dan institusi.

Dia mencontohkan komunitas kecil tersebut efektif mengingatkan sejumlahw arga untuk tidak mudik atau isolasi mandiri jika bepergian ke luar daerah.

"Selain itu, untuk mengurangi mobilitas melalui penutupan jalur-jalur kecil, dibutuhkan kerja sama dari komunitas lokal," ucapnya.

Pengajar Departemen Administrasi Publik itu menilai penyekatan hingga penutupan yang dilakukan pemerintah dan aparat sekarang ini dirasa tidak cukup.

Dia menyarankan pemerintah untuk tetap mengantisipasi adanya masyarakat yang lolos untuk mudik saat Iduladha.

Pakar Kebijakan Publik Universitas Airlangga Surabaya menyarankan pemerintah memperketar pelaksanaan PPKM darurat jelang Hari Raya Kurban 2021.