Peternak Telur Ayam di Magetan Keluhkan Tingginya Biaya Pakan

Jumat, 29 Januari 2021 – 18:05 WIB
Peternak Telur Ayam di Magetan Keluhkan Tingginya Biaya Pakan - JPNN.com Jatim
Peternak ayam petelur di Desa Sukowinangun, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan sedang memanen telur ayam. Peternak ayam petelur di daerah tersebut mengalami kerugian karena harga pakan terus naik, sedangkan harga jual telur ayam di pasaran turun. (ANTARA/Louis Rika/ Rz)

jatim.jpnn.com, MAGETAN - Sejumlah peternak telur ayam di Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan naiknya harga pakan ayam selama beberapa bulan terakhir yang berakibat menurunnya pendapatan.

Salah satu peternak telur ayam, Fery, mengatakan harga pakan ayam naik dari yang sebelumnya Rp 300 ribu per karung menjadi Rp 400 ribu.

"Peternak sangat merugi dengan harga pakan yang mencapai Rp 400 ribu. Apalagi saat ini harga telur ayam di tingkat petani dan pasaran terus menurun," ujar Fery di Magetan.

Saat ini, harga telur ayam dari kandang di tingkat petani mencapai Rp 17ribu per kilogram.

Sedangkan harga telur ayam di pasaran di kisaran Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram. Harga itu turun dari sebelumnya Rp 22 ribu per kilogram.

"Harga telur ayam di pasaran yang terus turun dan operasional pakan yang naik membuat peternak ayam petelur semakin merugi," katanya.

Menurut dia, peternak akan mendapatkan keuntungan jika harga telur di tingkat petani mencapai Rp 20 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Usaha Tani Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan Nur Haryani membenarkan jika harga pakan ayam petelur terus naik selama lima bulan terakhir.

Sejumlah peternak telur ayam di Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan naiknya harga pakan ayam selama beberapa bulan terakhir yang berakibat menurunnya pendapatan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News