Ternak Diduga Mati Karena Disantet, Begini Penjelasan Disnak Tulungagung

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, akhirnya menerangkan penyebab sebenarnya kematian ternak sekandang yang sebelumnya diduga karena disantet orang.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnak Kabupaten Tulungagung Titus Sumaryani memastikan kematian sejumlah sapi dan kambing di Kecamatan Pagerwojo disebabkan gangguan pencernaan.
"Kematian ternak di sana kebanyakan karena masalah pencernaan," kata Titus, Sabtu (22/5).
Selain itu, ada sebagian ternak yang mati sebab plasenta tidak bisa keluar saat melahirkan.
Akibatnya, sapi mengalami infeksi dan berujung kematian.
Kematian ternak di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo sempat membuat peternak setempat gempar.
Beredar rumor ternak-ternak mati karena disantet orang.
Pasalnya, saat dilakukan pembedahan pada ternak yang mati, ditemukan sejumlah benda aneh, seperti pecahan beling, tali, plastik, hingga logam.
Disnak Tulungagung akhirnya memberikan penjelasan soal kematian mendadak hewan ternak di wilayahnya yang diduga karena disantet.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News