Penjelasan BMKG Juanda Soal Fenomena Awan Merah di Malang

Selasa, 14 Desember 2021 – 07:45 WIB
Penjelasan BMKG Juanda Soal Fenomena Awan Merah di Malang - JPNN.com Jatim
Fenomena awan merah di langit Malang. (Foto: Tangkapan layar Instagram @infobmkgjuanda)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Warga Malang dihebohkan dengan fenomena awan merah atau badai awan Cumulonimbus pada Senin (13/12) yang kemudian viral di jagat maya.

Tampak awan tebal terang berwarna merah serta petir menyala yang menghiasi awan tersebut.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto menjelaskan fenomena awan terlihat berwarna merah tersebut merupakan hal yang biasa terjadi.

"Hal tersebut merupakan salah satu contoh fenomena optik atmosfer," kata Teguh.

Dia menjelaskan warna kemerahan pada awan dan langit di sekitarnya disebabkan adanya pembiasan cahaya matahari oleh partikel-partikel yang ada di atmosfer.

"Dengan begitu, menghasilkan energi yang rendah, gelombang panjang, dan memunculkan warna kemerahan," ucap dia.

Menurut dia, makin rendah posisi matahari dari garis cakrawala maka kian rendah pula cahaya merah yang dicapai.

"Fenomena langit kemerahan itu biasanya memang terjadi pada sore menjelang malam hari," tutur dia.

Berikut penjelasan BMKG seputar awan merah di Malang yang viral beberapa hari lalu.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News