Pengamat Sebut Jokowi Effect Masih Berpengaruh Dalam Pusaran Pilpres 2024

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pengamat Komunikasi dan Politik Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo menilai pengaruh Presiden Joko Widodo masih sangat besar ditandai dengan fenomena Jokowi Effect seperti sepuluh tahun lalu.
"Saat kegiatan sukarelawan Sapu Lidi itu menunjukkan masih ada fenomena Jokowi Effect, seperti peristiwa sepuluh tahun lalu, ketika Pak Jokowi maju pemilihan presiden," kata Suko, Selasa (23/8).
Menurut dia, Jokowi masih punya pengaruh besar dalam pusaran politik di Indonesia meski tak lagi mencalonkan diri sebagai presiden pada 2024.
Kemudian, pernyataan Jokowi 'ojo kesusu' memperlihatkan bahwa Jokowi masih bisa mengendalikan sukarelawan atau massa.
"Kata-kata tersebut memperlihatkan bahwa Pak Jokowi punya kendali dan acara itu sebagai show of force dari beliau," tuturnya.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan di hadapan sukarelawannya untuk santai mawon dan ojo kesusu untuk memikirkan calon Presiden tahun 2024.
“Jadi, terkait politik 2024, itu kan banyak bisik-bisik ke saya, saya dukung siapa. Saya tegaskan jangan tergesa-gesa. Ojo kesusu (jangan terburu-buru). Ojo nganti keliru (jangan sampai keliru). Santai mawon urusan politik,” ujarnya.
Pengaruh Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024 masih besar meski dia tak mencalonkan diri sebagai presiden nantinya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News