Sesalkan Kekerasan di Selter ABH, Komisi D Sebut Rusak Citra Surabaya Ramah Anak

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pihaknya telah memecat petugas Shelter ABH tersebut karena aniaya anak umur 17 tahun.
"Oknum petugas selter sudah dilakukan pemeriksaan dan diberikan sanksi yang berat. Kebetulan, itu petugas yang bukan dari pegawai negeri sehingga kami sanksi, kami pecat, dan kami keluarkan sebagai petugas selter," kata Eri.
Eri ingin agar oknum petugas selter yang terlibat dihukum sesuai aturan yang berlaku. Oleh karena itu, dia ingin proses tetap berjalan meskipun telah dipecat.
"Sanksi beratnya kami keluarkan. Namun hukum harus tetap berjalan, pemecatannya mulai dari kemarin, satu orang diperiksa," ujarnya. (antara/mcr12/jpnn)
Komisi D DPRD Surabaya menyesalkan penganiayaan anak di selter ABH, bisa menjadi penghambat menjadi kota ramah anak.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News