Dilecehkan Sebagai Antek Yaman di Medsos, Tsamara Amany Malah Diuntungkan

Minggu, 24 April 2022 – 09:44 WIB
Dilecehkan Sebagai Antek Yaman di Medsos, Tsamara Amany Malah Diuntungkan - JPNN.com Jatim
Tangkapan layar politikus muda Tsamara Amany mengumumkan dirinya mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) per 18 April 2022. ANTARA/Genta Tenri Mawangi

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pengamat Politik Unair Ucu Martanto angkat bicara soal mundurnya politikus Tsamara Amany hingga berujung pada berbagai serangan yang dialaminya setelah itu.

Belakangan, Tsamara memang mendapat berbagai kecaman bernada rasial, termasuk melalui media sosial.

Terbaru, akun Twitter @GusNadjb mengomentari video saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghadiri pesta pernikahan Tsamara dengan suaminya, Ismail Fajrie Alatas, pada 2019 silam.

Di video itu, Anies tampak berpelukan dengan Ismail dan berjabat tangan dengan Tsamara.

"Sesama antek Yaman saling berpelukan. Ternyata idealisme masih kalah dengan urusan ranjang. Mungkin lebih maksimal penetrasinya. Play dong, play," tulis admin akun Twitter @GusNadjb.

Dosen Ilmu Politik Unair Ucu Martanto melihat insiden-insiden tersebut rupanya tidak sepenuhnya merugikan Tsamara, bahkan dirinya diuntungkan.

"Kejadian ini viral maka Tsmara akan diuntungkan karena namanya akan diingat publik kembali," ujarnya ketika dihubungi, Sabtu (23/4).

Popularitas tersebut bisa menjadi modal politikus muda 25 tahun itu, seperti loncat ke partai lain.

Penyerangan bernada rasial terhadap eks politikus Tsamara Amany justru menguntungkannya. Begini pendapat pengamat politik Unair.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News