Triwulan II-2021, Okupansi Hotel di Kota Madiun Naik

jatim.jpnn.com, MADIUN - Menginjak triwulan II-2021, tingkat keterisian atau okupansi hotel di Kota Madiun, Jawa Timur, mulai membaik sekitar 42,28 persen selama masa PPKM di wilayah tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Dwi Yuhenny menuturkan persenatase tersebut lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sekitar 38,97 persen.
"Dari tiap 100 kamar yang disediakan, setiap malamnya sebanyak 42,28 persen kamar di antaranya telah terjual selama periode April-Juni 2021," kata Dwi Yuhenny, Jumat (10/9).
Selama triwulan kedua tersebut, angka kunjungan hotel paling tinggi terjadi pada April 2021, yaitu 45,88 persen.
Adapun kenaikan tingkat hunian itu paling banyak terlihat pada hotel berbintang di Kota Madiun pada periode triwulan kedua dibandingkan pertama.
Dia mengungkapkan kenaikan hunian pada hotel berbintang mencapai 58,26 persen. Sedang untuk nonbintang hanya 22,33 persen.
"Jika dilihat dari komposisi hotel berbintang dan non-bintang, dapat disimpulkan bahwa pengunjung yang datang ke Kota Madiun lebih banyak menginap di hotel berbintang dibandingkan nonbintang," ujar dia.
Dari capaian tersebut, dapat dilihat pula sektor perhotelan Kota Madiun perlahan bangkit meski pandemi COVID-19 masih melanda.
Menginjak triwulan II-2021, tingkat keterisian atau okupansi hotel di Kota Madiun, Jawa Timur, mulai membaik sekitar 42,28 persen selama masa PPKM
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News