Pascakebakaran, Pedagang Direlokasi di Halaman Pasar Kembang Surabaya

Rabu, 25 Agustus 2021 – 16:43 WIB
Pascakebakaran, Pedagang Direlokasi di Halaman Pasar Kembang Surabaya - JPNN.com Jatim
Sejumlah pedagang berjualan di halaman Pasar Kembang, Kota Surabaya, Rabu (24/8/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, Surabaya, Jawa Timur, menyiapkan halaman Pasar Kembang untuk merelokasi sementara para pedagang pascakebakaran di lokasi setempat pada 22 Agustus lalu.

Humas PD Pasar Surya Surabaya, Zaini memaparkan sebelumnya direksi telah berdiskusi bersama perwakilan pedagang soal tiga alternatif tempat relokasi sementara setelah kebakaran.

Ketiga alternatif itu, antara lain, di Pasar Babakan, Pasar Tambah Rejo, dan Kantor PD Pasar Surya.

"Setelah melalui proses diskusi, akhirnya tidak memakai tiga tempat itu, tetapi memakai halaman parkir setempat sementara," kata Zaini, Rabu (25/8).

Zaini menjelaskan karena saat ini, Pasar Kembang masih diberi garis polisi, maka tempat penampungan sementara (TPS) disiapkan untuk pedagang di lantai satu dan dua.

Penyiapan lokasi TPS tersebut sembari menunggu hasil asesmen setelah garis polisi dibuka pihak kepolisian.

"Sesudah dibuka, bakal ada asesmen, apakah lantai satu layak dipergunakan atau tidak," ujar dia.

Kalau memang layak, para pedagang di lantai satu bisa menempati stannya masing-masing. Sementara TPS di halaman Pasar Kembang itu untuk pedagang lantai dua.

Zaini menyebutkan jam operasional pedagang Pasar Kembang di lantai satu dan dua dibuat berbeda agar tidak berbenturan nantinya.

Untuk lantai satu, mulai beroperasi pagi hingga sore hari. Sedang lantai dua, malam hingga pagi hari.

"Semoga 1-2 hari ini, police line dibuka, maka halaman bisa dioperasionalkan untuk TPS," tutur Zaini.

Dia belum menentukan rencana perbaikan atau revitalisasi pasar pascakebakaran karena masih menunggu hasil LabFor Polda Jatim.

Setelah hasil itu keluar, baru kemudian dilakukan asesmen untuk wacana selanjutnya. (antara/mcr13/jpnn)

Begini nasib para pedangang setelah Pasasr Kembang kebakaran pada 22 Agustus lalu.
Sumber Antara