Pasokan Vaksin di Mojokerto Masih Kurang, Khofifah: Semua Daerah Sudah Dijatah

Senin, 16 Agustus 2021 – 11:34 WIB
Pasokan Vaksin di Mojokerto Masih Kurang, Khofifah: Semua Daerah Sudah Dijatah - JPNN.com Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (paling kiri) berbincang dengan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di sela kegiatan vaksinasi COVID-19, Minggu (15/8). Foto: Antara

jatim.jpnn.com, MOJOKERTO - Jumlah pasokan vaksin yang dimiliki Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dinilai masih kurang. Imbasnya, pemberian vaksin pada warga masih belum mencapai target.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di tengah kegiatan vaksinasi Covid-19, terhadap pekerja di PT. Ajinomoto Indonesia di Mojokerto, Minggu (13/8), mengatakan jumlah warga yang telah divaksin hanya sekitar 24 persen dari target 815 ribu orang.

"Katakan kalau 25 persen, ya sekitar 200 ribu. Artinya masih kurang 600 ribu," katanya

Bahkan, kata Ikfina, pihaknya belum melakukan vaksinasi untuk remaja secara resmi.

Ikfina menjelaskan pelaksanaan vaksinasi di Mojokerto akan dilakukan dengan merujuk pada skala prioritas yakni dimulai dari nakes, unsur pelayanan publik, para lansia, serta masyarakat umum, utamanya pekerja dengan tingkat mobilitas tinggi atau pekerja padat karya.

Melihat masih adanya perluasan yang akan dilakukan, Ikfina kemudian meminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa agar menambah pasokan vaksin untuk daerahnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan bahwa setiap kota dan kabupaten sudah memiliki jatah kuota vaksin yakni sebanyak 5 persen yang bisa dioptimalkan. Jadi perluasan vaksinasi, tidak akan mengganggu pasokan tersebut.
 
"Untuk penawaran Bupati Mojokerto mengenai perluasan vaksinasi bagi karyawan industri padat karya, tidak akan mengganggu kuota vaksin kabupaten atau kota," tukasnya. (antara/mcr17/jpnn)

Jumlah pasokan vaksin yang dimiliki Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dinilai masih kurang. Imbasnya, pemberian vaksin pada warga masih belum mencapai target.
Sumber Antara