Anggota DPRD Surabaya Sebut PPKM Darurat Bak Pisau Bermata Dua

Selasa, 20 Juli 2021 – 23:28 WIB
Anggota DPRD Surabaya Sebut PPKM Darurat Bak Pisau Bermata Dua - JPNN.com Jatim
Gedung DPRD Kota Surabaya Foto : Ananto Pradana/genpi

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Anggota DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menyebut penerapan PPKM darurat selama pandemi Covid-19 justru seperti pedang bermata dua.

"PPKM darurat dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Kita mengalami kerugian ekonomi, tapi tujuannya jelas untuk menurunkan mobilitas masyarakat," kata Arif Fathoni, Selasa (20/7).

Politisi Golkar ini juga menilai perpanjangan PPKM darurat yang ditetapkan pemerintah justru kian menyengsarakan masyarakat, khususnya rakyat kecil.

Melihat hal ini, dia berharap keputusan itu bisa ditindaklanjuti oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dengan solusi yang tepat.

Salah satu halnya, yakni membebaskan biaya PDAM bagi keluarga yang tergolong tidak mampu.

"Setidaknya Pemkot Surabaya menggratiskan PDAM selama dua bulan untuk golongan keluarga yg memang tidak mampu," tegasnya.

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini menyampaikan, Pemkot Surabaya harus lebih hadir lagi di tengah masyarakat.

"Caranya dengan mempercepat proses penyaluran bantuan sosial, sehingga puncak beban masyarakat sedikit berkurang," ucap Thoni. (mcr6/antara/jpnn)

Anggota DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menyebut penerapan PPKM darurat selama pandemi Covid-19 justru menimbulkan untung rugi.

Redaktur & Reporter : Angga Setiawan

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News