Klaster Madura Berkurang, Mayoritas Pasien RSLI Kini dari Umum

Minggu, 27 Juni 2021 – 08:49 WIB
Klaster Madura Berkurang, Mayoritas Pasien RSLI Kini dari Umum - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Pasien RSLI yang semula didominasi dari hasil penyekatan Jembatan Suramadu, kini berganti pasien kalangan umum. Foto: Humas RSLI

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Kota Surabaya, Jawa Timur mencatat mayoritas pasiennya berasal dari umum (mandiri) dan karantina penyembuhan dari infeksi COVID-19.

"Awalnya didonminasi pasien hasil penyekatan Suramadu, tetapi sekarang pasien umum atau mandiri," kata Ketua Pelaksana Relawan Program Pendampingan Keluarga Pasien COVID-19 (PPKPC) RSLI Radian Jadid, Sabtu (26/6).

Dia memerinci dengan kapasitas total 410 tempat tidur, RSLI kini merawat 367 pasien yang terdiri atas 65 pekerja migran, 58 orang hasil penyekatan Suramadu (klaster Madura), dan 234 pasien umum.

Jadid menjelaskan memang banyak orang di tempatnya telah diperbolehkan pulang selama lima hari terakhir. Namun aliran masuk pasien juga semakin bertambah.

Setidaknya masih ada 98 orang masuk dalam daftar antrean (inden) yang telah mengisi formulir di google form dan bersiap masuk ke RSLI bila sudah dikonfirmasi masuk.

RSLI hingga saat ini telah menyembuhkan lebih dari 7.564 orang, termasuk seorang terkonfirmasi varian Inggris, seorang pasien varian Afrika Selatan dan delapan orang terinfeksi varian delta atau India.

Jadid menekankan kepada seluruh masyarakat agar tak pernah lalai menjalankan protokol kesehatan (prokes), serta meningkatkan imunitas, menjaga kebugaran tubuh serta pikiran agar rileks, dan tidak capek. (antara/mcr13/jpnn)  

RSLI Kota Surabaya, Jawa Timur mencatat mayoritas pasiennya berasal dari umum (mandiri).
Sumber Antara