Autopsi Bangkai Ternak, Agung Terpapar Antraks, Begini Kondisinya

Kamis, 10 Juni 2021 – 10:16 WIB
Autopsi Bangkai Ternak, Agung Terpapar Antraks, Begini Kondisinya - JPNN.com Jatim
Petugas menunjukkan foto infeksi kulit pada lengan warga yang diduga terkena antraks di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, Senin (7/6). Foto: ANTARA/Destyan Sujarwoko

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Menyusul kematian mendadak puluhan ternak, enam warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, Jawa Timur diduga terpapar penyakit antraks.

Agung Ari Saputra merupakan salah satu dari keenam penderita tersebut.

"Sepertinya saya terinfeksi bakteri antraks saat membantu petugas Kementerian Pertanian, tim BB Veteriner Yogyakarta, serta disnak melakukan autopsi salah satu bangkai sapi milik warga," kata Agung, Selasa (8/6).

Agung sebenarnya kala itu sudah menggunakan alat pelindung diri sesuai standar penanganan pada hewan. Di antaranya, memakai sarung tangan karet dan bot, serta tak lupa mencuci tangan usai tindakan.

Namun sepekan kemudian, Agung mulai merasakan bagian tangannya gatal dan terdapat bentol seperti bekas gigitan nyamuk.

Seiring waktu, bintik tersebut justru membesar hingga sebesar jempol dengan bagian tengah luka kering dan menghitam bak arang batu bara. Tampak menyerupai karakteristik penyakit antraks.

"Saya juga merasa demam dan mual pada hari selanjutnya," ujar Kepala Dusun Toro, Desa Sidomulyo tersebut.

Dia pun baru-baru itu menyentuh ternak mati tak wajar. Agung lalu memeriksakan diri ke puskesmas.

Salah seorang warga Sidomulyo, Pagerwojo, Tulungagung menceritakan keadaan dan perkiraan mula dirinya terpapar antraks.
Sumber Antara