Bakesbangpol dan LDII Jatim Ingatkan Masyarakat Jaga Kestabilan di Tahun Politik

“Kalau masih bisa, kami rangkul supaya tidak diulangi lagi karena itu sangat merusak dan bisa mengganggu keamanan,” tuturnya.
Eddy menyebut ujaran kebencian adalah pemicu terjadinya konflik. Maka dari itu, dia mengimbau masyarakat lebih bijak memilah informasi.
“Masyarakat harus bijak menggunakan media sosial karena bisa menjadikan kita sukses ataupun hancur. Kalau digunakan secara positif, untuk kepentingan pembelajaran teknologi, pasti membangun,” ucapnya
“Akan tetapi, kalau dipakai untuk ujaran kebencian, memfitnah, merundung, dan lain sebagainya akan merusak generasi bangsa,” imbuh dia.
Terkait Pemilu 2024, Eddy menyatakan semua calon pemimpin baik itu capres- cawapres, calon gubernur-cawagub, calon legislator dan sebagainya adalah orang-orang pilihan.
Mereka sudah melalui proses politik sesuai peraturan perundang-undangan.
“Kami berpesan kepada masyarakat, siapapun yang terpilih dan menang harus kita terima dan hormati untuk lima tahun ke depan,” kata dia.
Senada, Ketua DPW LDII Jatim Amrodji Konawi menyatakan Indonesia merupakan negara besar dengan segala kemajemukannya.
Bakwsbangpol dan LDII Jatim mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan tidak terpancing untuk melakukan ujaran kebencian di tahun politik.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News