Komplotan Maling Bawa Senpi Melukai Korban, Kini Gantian Kaki Mereka Ditembak

Tersangka S menjadi orang pertama yang ditangkap penyidik Sat Reskrim Polres Bangkalan.
"Tersangka S merupakan eksekutor alias pemeterik. Setiap mencuri dia selalu ditemani MA yang bertugas mengawasi situasi," jelasnya.
Setelah menangkap S dan MA, penyidik melakukan pengembangan, lalu menangkap H dan RA yang menjadi penadah dan menjual kembali motor hasil curian tersebut.
“Setelah empat komplotan tertangkap, terungkap ada dua komplotan lain yaitu RO dan B. Namun, hanya RO yang berhasil dibekuk, sedangkan B yang menjadi penadah masih DPO alias buron,” tuturnya.
Kelima pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara dan UU darurat karena kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman penjara seumur hidup. (mcr12/jpnn)
Komplotan maling motor ditembak kakinya lantaran melukai petugas saat ditangkap dan nekat melukai korban saat beraksi menggunakan senjata api rakitan.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News