Memilukan, Pelajar SD di Surabaya Diduga Dicabuli Guru Mengaji

“Saya dikasih uang Rp 50 ribu, ya, sama kayak Anggun itu," ucap UT menirukan ucapan Melati.
UT bersama suaminya, SM dan keluarga Melati bergegas ke TPQ meminta pertanggungjawaban dari MU. Saat itu, pelaku tak mengakui melakukan pencabulan terhadap para muridnya.
Orang tua korban yang merasa kesal dengan sikap pelaku akhirnya membuat laporan ke polisi pada Kamis (26/8) dengan Nomor LP/B/651/VIII/2021/SPKT/Polrestabes Surabaya.
"Kamis itu, saya laporkan ke Polrestabes Surabaya," kata dia.
Sudah berselang empat bulan lebih, kasus pencabulan anak di bawah umur itu masih belum ada perkembangan.
Kanit PPA Sat Reskrim Polrestabes Surabaya AKP Drefani Diah Yunita membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan tersebut.
Dia mengatakan kalau kasus itu sudah dalam proses penyidikan oleh pihaknya.
“Sedang penyidikan di Unit PPA. Kalau ada perkembangan, akan kami sampaikan segera,” ujar Drefani saat dikonfirmasi. (mcr12/jpnn)
Pelajar SD di Surabaya menjadi korban pencabulan oleh guru ngajinya di sebuah TPQ Kecamatan Sukolilo, Surabaya
Redaktur : Fahmi Azis
Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News